• (024) 7690 2880
  • Semarang
  • 9:00 AM- 5:00 PM
  • Monday- Saturday
Pengkhianatan Terbesar Sepanjang Sejarah Perusahaan STAR SHARE

Pengkhianatan Terbesar Sepanjang Sejarah Perusahaan STAR SHARE

Rekan yang memakan anggota lain nya hanya karena iming- iming permodalan- Masih terngiang dibenak saya, bagaimana mungkin mereka mempercayai seseorang yang bahkan belum pernah mereka temui sekalipun, dan menjadikan ucapan nya untuk mengambil keputusan dalam mendepak rekan pendiri utama nya. Hari Sabtu ini, kami tuliskan sebuah kisah pengkhianatan yang dilakukan tim CO Founder di STAR SHARE, dan menjadi sebuah pengkhianatan terburuk sepanjang sejarah organisasi ini berdiri (setidak nya sampai sekarang).

Sebut saja nama orang tersebut adalah CY. Dia adalah mahasiswa magang di perusahaan kami, yang masuk pada awal tahun 2019 an. Dia berasal dari salah satu Universitas di Salatiga. Dalam perjalanan nya, kami banyak memberikan keleluasaan dan keringanan atas aktivitas kerja yang dilakukan nya (dimana kami menyesali tindakan tersebut akhirnya). Hal itu dikarenakan niatan nya yang tampak membara atas topik pembelajaran dan tugas yang kami berikan.

Dia sering terlambat masuk, tapi tetap kami persilahkan masuk kantor. Beberapa kali dia tidak masuk, kami tetap ijinkan dia mengikuti aktivitas kerja (tidak mengeluarkan nya). Dia juga meminta untuk mengganti lokasi aktivitas kerja (dari magang di Semarang ke Magang Remote) yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Tetapi, dengan alasan dia ingin cepat lulus kuliah, dan kami ingin membantu mewujudkan nya, akhirnya kami pun mengijinkan nya.

Kami pun membantu nya membuat Skripsi, dengan mengijinkan dia menjadikan APRUON tersebut sebagai tema utama pembuatan skripsi nya. Bahkan kami berikan proposal APRUON tersebut untuk dipelajari dan digunakan sebagai bahan skripsi.

Seiring berjalan nya waktu, kami yang melihat niatan nya yang membara (tetapi dari segi disiplin dan komitmen dari awal kami melihat nya sangatlah kurang), akhirnya kami memberikan kepercayaan kepada dia untuk menggarap sebuah StartUp yang bernama APRUON.

StartUp itu bergerak dalam bidang asuransi. Kami memberi penjelasan sistem kerja dari mulai Nol sampai pemahaman sistem bisnis model nya secara detail. Kami pun menjelaskan mengenai latar belakang, potensi yang bisa diraih dari StartUp tersebut, semua ilmu pengetahuan, trial dan error, dan semua data (yang berasal juga berasal dari developer pendahulu mereka) kami berikan.

Tidak sampai disitu saja, kami pun memberikan nya kepercayaan untuk merekrut Tim nya sendiri untuk mengembangkan aplikasi ini menjadi sebuah bisnis yang besar.

Perjalanan Mengembangkan Aplikasi

Tim tersebut akhirnya terbentuk. Kami dan CY melakukan diskusi panjang lebar dan berjam- jam, demi memastikan dia memahami StartUp tersebut. Diskusi ini kami lakukan setidaknya minimal satu minggu sekali. Dalam praktek nya, kami melihat komitmen dan kominikasi (bukan semangat nya) dari CY ini memang tidak bagus.

Kami memberitahu untuk tidak melakukan hal ini, dan harus melakukan hal itu, karena pendahulu dia melakukan tindakan yang sama, dan kami tahu hasil nya. Kami pun memberikan wawasan mengenai apa itu Venture Capital, apa itu Angel Investor, apa itu Distruptive Innovation, dan semua hal dasar dalam pembentukan perusahaan besar.

Seringnya juga, dia membuat jadwal, tetapi ketika waktu nya tiba, dia malah tidak ada. Hal ini sering terjadi berkali- kali. Hingga kami memberikan wejangan untuk memberikan kabar secara dini bila terjadi pembatalan jadwal. Kabar semacam ini, tidak akan membutuhkan waktu 1 menit untuk dilakukan. Meskipun begitu, kami tetap memberikan kesempatan kepada dia dan tetap berkolaborasi.

Dalam percakapan awal, kami telah sepakat dengan business model yang perlu digarap. Semua telah kami dokumentasikan dalam bentuk video rekaman. Kami pun yakin, dia memahami sepenuhnya hal tersebut.

Gejolak Pertama Tentang Pembagian Saham

Perdebatan dan diskusi yang merusak pertama kali terjadi ketika CY memiliki wacana untuk mengikut sertakan seorang angel investor yang sebut saja namanya adalah Pak P. Mulailah perdebatan distruptif mengenai pembagian saham. Dimana bibit- bibit pengkhianatan dan arogansi mulai tampak dari sini.

Dia dan Tim yang dia bentuk, menginginkan saham nya di hitung ulang dari awal. Warna kalimat nya adalah, mereka ingin menendang investor lama. Perdebatan yang panjang terjadi di Linds Cafe, Semarang, dengan mereka. Ada wacana yang dikemukakan, yaitu membuat StartUp dengan jenis yang sama, tetapi dengan nama yang berbeda. Itu sama hal nya menendang investor lama.

Entah apa yang ditawarkan oleh Pak P tersebut. Ada wacana dia menawarkan hingga 400 Miliyar sebuah dana segar untuk StartUp ini. Bagi kami, itu hanya Gimmick saja. Sama hal nya kejadian Ultah Bukalapak, dimana seseorang bisa membeli Mini Cooper hanya dengan harga 12.500 rupiah. Itu benar, dan memang ada yang mendapatkan nya. Tetapi, peluang nya sangat kecil (dibawah nol koma sekian persen). Dimana peluang yang sangat kecil itu tidak selayaknya dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan strategis.

Dari perdebatan yang panjang tersebut, dan dengan berbagai tekanan dari Tim bentukan CY ini, kami tetap tidak bisa menerima mentah- mentah keputusan itu. Karena itu menyangkut hak orang lain. Dan bila kita lakukan, berarti, kita mengambil hak orang lain (investor lama) demi mendapatkan pembagian saham yang besar ataupun peluang mendapatkan permodalan yang besar.

Perdebatan Selanjutnya

Sebelumnya, telah kami jelaskan kepada CY, dan dia juga sepakat dengan model blue print bisnis yang akan di garap. Tetapi, dia mengubah tatanan model nya menjadi bentuk lain, tanpa sepengetahuan kami. Intinya, dia dan Tim nya, mengerjakan blue print yang tidak sesuai kesepakatan awal.

Tidak hanya itu, sistem kerja yang mereka lakukan pun sangat berbeda dengan apa yang kami harapkan. Dimana menurut kami, hal itu kurang tepat. Sebagai suatu contoh saja, mengenai tanggung jawab. Setiap Anggota, seharusnya memiliki bagian nya masing- masing untuk dikerjakan. Tapi, Tim ini, yang terdiri dari 4 orang, mengerjakan hal yang sama. Jadi, satu pekerjaan di rombong oleh 4 orang.

Tentu ada banyak hal yang menurut kami tidak tepat. Selain itu juga, mereka ingin pembagian saham sama rata. Bagi kami, keputusan itu sangatlah buruk. Analoginya malah akan jadi seperti; seorang operator mesin dan teknisi mendapatkan jumlah gaji yang sama. Di awal pembentukan, tentu tampak baik- baik saja. Tetapi nanti ketika berjalan, pasti akan ada salah seorang anggota yang iri atas jumlah saham yang dibagi sama rata ini.

Perpisahan dan Pengkhianatan

Akhirnya, pada tanggal 10 Agustus 2019, mereka menyatakan untuk mundur. Alasan nya, tentu saja beragam, dan sangat subjektif. Tapi, dibalik itu semua, setelah kami mencecarnya, akhirnya terkuaklah ploting dibalik resign mereka tersebut. Mereka berniat membuat aplikasi tersebut diluar dari STAR SHARE.

Mereka mengatakan “Tidak bisa melanjutkan”. Yang dimana dari kalimat itu, memang sudah ada niatan untuk menikung dibelakang; mengembangkan aplikasi itu sendiri. Setelah semua ilmu pengetahuan, trial dan error, dan semua data (dari pendahulu mereka) diberikan kepada mereka.

Bibit awal pengkhianatan sudah terlihat ketika ada wacana dengan Pak P untuk membagi saham dari stratch. Seseorang yang menggunjing teman nya sendiri di hadapan kita, mereka akan melakukan hal yang sama dibelakang kita. Dan akhirnya, prediksi itupun terjadi. Mungkin memang benar, ada tiga hal yang bisa mengubah seseorang; Harta, Tahta dan Wanita. Dan rekan yang telah kami percayai secara penuh, terlena dengan salah satu nya. Ini jelas suatu pengkhianatan. Tidak perlu ditambah- tambahi dengan alasan pembenaran apapun.

Pengkhianatan harus dipertanggung jawabkan. Bila keadilan tidak didapatkan, terjadilah Street Justice, yang efeknya sangat buruk sekali. Akhir kata, kami hanya ingin memberikan selamat kepada para pengkhianat ini; Selamat telah menciptakan musuh baru dalam hidup kalian. Dia tidak akan berhenti memburu sebelum mendapatkan keadilan.

Willy Yusuf Rahmadi

STAR SHARE Head Manager. 8 Years experience in internet marketing and organisation. Specialize in build new organisation

Leave a Reply

Tutup