• (024) 7690-2880
  • Semarang
  • 7:00 PM- 10:00 PM
  • Monday- Saturday
Willy Yusuf Rahmadi | Profile

Willy Yusuf Rahmadi | Profile

Profil

DATA DIRI

Nama Lengkap: Willy Yusuf Rahmadi
NIK: 3319050812890004
Alamat: Jl. Rau, Tenggeles 006/ 004 Mejobo, Kudus. Kodepos: 59381

SOCIAL MEDIA

CONTACT PERSON

Telepon: +62 858-1204-3195
WhatsApp: +62 858-1204-3195
Email: willythefox3@gmail.com, willythefox@outlook.com

 

Posisi Manajemen

Jabatan: CEO& Founder.

Tugas: Mencari permodalan, Melakukan riset pasar, merekrut anggota tim manajer, membuat sistem kerja utama, development (melakukan pembangunan dan pengadaan) aset dan sarana, melakukan pengembangan keterampilan tim, menentukan direksi (arah) organisasi akan maju, dan menentukan keputusan krusial secara universal.

 

Tentang Saya

Riwayat

Perkenalkan, nama saya Willy Yusuf Rahmadi. CEO& Founder (Sebut saja Pengelola Utama) di STAR SHARE. Saya sangat tertarik dengan dunia internet marketing semenjak tahun 2009. Saya sudah memulai mencoba bisnis pada tahun 2007, dan melihat sebuah permasalahan besar mulai saat itu; “Dimana, seberapa bagus pun produk yang dicoba untuk dijual, jika Anda tidak bisa menjual nya, maka produk tersebut tidak akan laku”.

Ketika menyadari hal tersebut, saya mulai mendalami tentang Marketing. Pada tahun 2009, saya mulai mengenal lebih jauh tentang Internet juga, dan mencoba melakukan MIX antara marketing dan internet. Sehingga, lambat laun, saya memasuki dunia Internet Marketing. Semenjak saat itu, saya mulai mendalami nya sampai hari ini.

Tentang Internet Marketing

Internet Marketing tidak hanya berasosiasi dengan I.T. saja, namun tertaut dengan psikologi manusia. Aspek SEO (Search Engine Optimization) sangat penting pastinya untuk tahu keadaan “World Wide Web” yang sebenarnya. Misalnya, seperti: Bagaimana search engine bekerja, bagaimana sebuah konten halaman bisa muncul dalam SERP (Search Engine Result Page atau Halaman Hasil Pencarian), bagaimana membuat konten yang baik, dll. Tentu saja, aspek dalam bidang IT di Internet Marketing tidak hanya itu saja. Masih ada lusinan hal penting lain nya. Perihal tentang psikologi, kita tentu nya harus memahami karakter orang yang menyebabkan mereka mau melakukan pembelian produk. Menganalisa pangsa pasar dan menentukan kebutuhan pasar juga sebuah aspek yang tidak kalah penting nya.

Semenjak tahun 2009 tersebut, saya tidak henti- henti nya melakukan observasi dan mempelajari tentang internet marketing. Bagi saya, hal ini sangat menyenangkan. Karena saya memiliki passion disana. Hal itu bukan menjadi sebuah hal yang membosankan, apalagi menjenuhkan.

Keputusan

Hingga, pada awal akhir tahun 2014, saya keluar dari pekerjaan saya di Singapura, dan mencoba menentukan jalan hidup saya, yang akan saya ambil secara permanen. Hampir satu tahun, saya mengasingkan diri dan mencoba mencari jawaban ini secara batin, di sebuah desa kecil di kota Sukabumi, Jawa Barat.

Disana saya tidak bekerja. Menghabiskan uang tabungan saya sendiri sebesar 30 juta, hanya untuk mencari jawaban atas banyak keragu- raguan yang muncul selama itu. Akhirnya, saya memutuskan untuk tidak akan lagi bekerja di perusahaan tertentu, dan mulai berfokus pada passion saya.

Memulai Karir di Dunia Bisnis

Dengan fokus penuh yang saya miliki, pada awal tahun 2015, saya mulai mendirikan usaha startup IT kecil- kecilan, tanpa berbekal modal apapun kecuali sebuah nama domain. Orang tua saya menawarkan modal untuk membantu, tetapi saya menolaknya dengan mentah- mentah. Saya ingin menunjukan, bahwa dengan kemampuan dan kepercayaan (belief) yang saya miliki, saya bisa bertahan hidup dan suatu hari akan mengembangkan usaha tersebut menjadi sebuah perusahaan raksasa kelas dunia.

Keuntungan- keuntungan kecil saya kumpulkan. Sebagian saya gunakan untuk kebutuhan sehari- hari, sebagian lagi saya gunakan untuk tabungan ekspansi usaha. Itu bukanlah hidup yang penuh derita. Tidak seperti itu. Tetapi itu adalah kehidupan yang saya sukai. Karena saya memiliki passion disana.

Ketika saya menjadi karyawan, saya memiliki penghasilan tetap, jaminan kesehatan penuh (bahkan untuk semua keluarga saya) dan pendapatan rutin setiap bulan. Bagi kebanyakan orang, kehidupan seperti ini mungkin sangat ideal dan banyak yang ingin mendapatkan nya. Namun tidak untuk saya. Style hidup seperti itu, sangat tidak menyenangkan. Karena, saya tidak memiliki passion disana.

Pendalaman bisnis yang saya lakukan diwaktu itu, sangat cepat sekali membuahkan hasil. Kemampuan manajemen organisasi dan administrasi yang saya miliki ketika bekerja di sebuah perusahaan besar, saya MIX (campur) dengan ketrampilan khusus atas Internet Marketing yang saya dalami. Banyak trial dan error yang terjadi, namun bisa teratasi semuanya.

World Class Company

Kini, saya lebih memiliki visi yang jelas, atas tujuan saya tersebut. Kejelasan visi ini begitu membara nya. Visi itu adalah mendirikan perusahaan raksasa kelas dunia. Kini, di awal tahun 2017 ini, saya memulai langkah dalam mewujudkan nya. Pembelajaran tentang hal lain nya, yang saya lakukan ketika menjalankan usaha startup ini, membawa saya pada pemahaman yang luar biasa menggetarkan hati. Mulai tentang; Law of Attraction, Things become Though dan tentang sistem kepercayaan (Belief System) kini membuat sesuatu yang dulu saya anggap diluar jangkauan (beyond your grasp) menjadi kian pudar tergantikan dengan kejelasan masa depan. Seorang penulis buku best seller international, yang bernama Napoleon Hills, mengatakan: “No one is ready for a thing, until he believes he can acquire it”

Kepercayaan dan niatan (desire) akan menciptakan sebuah visi yang nyata atas hal apapun yang hendak ingin diraih. Namun, pastinya, pengetahuan dan materi penunjang diperlukan untuk mewujudkan semua itu.

Permodalan

Ketika mensetting tujuan saya ini -membangun perusahaan kelas dunia, satu hal yang tidak bisa terelakan, dan harus di dapatkan. Yaitu Modal (uang). Dengan modal, semuanya akan lebih mudah dijalankan. Namun, tanpa pengetahuan dan kemampuan, modal uang tidak akan berguna. Anda tentu pernah banyak mendengar -atau mengalami sendiri- orang yang membangun usaha dengan modal besar tetapi akhirnya bangkrut. Penyebab utamanya karena dia tidak mampu dan tidak tahu, apa yang harus dilakukan dengan modal tersebut (disamping mungkin adanya faktor eksternal).

Kini, untuk memudahkan pencapaian visi ini, saya mengajak Anda untuk ikut serta dalam membangun perusahaan STAR SHARE, sebagai pemberi modal. Anda tidak perlu ikut bekerja, dan saya juga tidak ingin Anda ikut bekerja. Karena saya tahu, Anda MUNGKIN tidak memiliki kemampuan khusus dalam posesi pengelolaan manajemen. Tentu saja, dari awal, saya meyakini, tidak ada yang gratis di dunia ini. Sebagai imbalan nya, saya akan memberikan pembagian hasil atas keuntungan yang di dapatkan dari anak perusahaan yang Anda danai.

Jika Anda percaya dengan kemampuan saya, dan memiliki visi yang sama dengan saya, mari kita bekerja sama. Saya membutuhkan bantuan permodalan dari Anda, dan Anda -mungkin- membutuhkan pendapatan pasif atas modal yang Anda berikan.

Leave a Reply

Tutup
×
×

Cart